Sosok Anak Perempuan Dipuncak Bogor

Sosok Anak Perempuan Dipuncak Bogor

Dimensilain.com – Jangan baca cerita ini sendirian. Pengalaman ini terjadi ketika aku masih kelas 7 smp. Perkenalkan

namaku rian, aku sudah sering mengirim postinganku ke sini dan semua ceritaku itu nyata dan aku

mengalaminya sendiri. Kali ini aku akan menceritakan pengalamanku ketika berkemah di kawasan

puncak bogor yang terkenal dengan udaranya yang sejuk, tetapi ditambah dengan kisah angker.

Hari itu hari minggu, saya dan teman-teman saya berencana untuk melakukan perkemahan di

puncak.

Karena temanku sudah menyewa tanah yang cukup luas untuk lokasi kami nanti berkemah. Semua

temanku setuju, tapi aku sedikit ragu-ragu dan merasakan hal negative pasti akan terjadi, tapi teman

teman merayu ku untuk ikut, akhirnya aku pun ikut.

Setelah lama berbincang, kami langsung pergi ke Lokasi yang sudah ditentukan teman ku. Di dalam

perjalanan, kami bernyanyi nyanyi tidak jelas, tetapi nadanya lucu, kami tertawa-tertawa di dalam

mobil. Setelah sampai di lokasi perkemahan aku merasakan hal yang mistis, tetapi aku mencoba

berpikir positif karena takut temanku juga takut.

Setelah itu, aku pun menyiapkan tenda dan mencari kayu bakar untuk nanti malam membuat api

unggun. Sesudah tenda jadi dan kayu sudah cukup banyak, aku istirahat sejenak. Dan seketika aku

seperti melihat anak perempuan dekat pohon, aku terheran heran, anak siapakah itu? Aku tidak mau

berpikir negatif dan mencoba untuk tetap tenang dan tiba-tiba anak itu menghilang. Aku langsung

panik dan keluar tenda menghampiri teman-teman ku yang sedang menyusun kayu.

Setelah pukul 7 malam, kami bersiap-siap untuk membuat api unggun, setelah api menyala, kami

bernyanyi-nyanyi dan bercerita horor mengenai sekolah kami, aku langsung merinding karena masih

berpikir tentang anak perempuan itu. Di tengah cerita tiba tiba angin berhembus sangat kencang, dan

tiba tiba seperti ada suara anak perempuan sedang benyanyi.

Aku dan teman-teman ku mendadak merinding, bulu kuduk kami berdiri dan betapa kagetnya aku

dan teman teman ketika melihat sesosok hantu menyerupai anak perempuan berpakaian serba putih

yang sedang bernayanyi “naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali” kami ingin lari, tetapi

kami seperti tidak bisa bergerak mematung dengan mulut yang menganga, tiba tiba anak perempuan

itu mendekati kami dengan matanya yang merah menyala.

Dia mengucapkan beberapa kalimat “cepat kalian pergi atau kalian akan bernasib seperti aku” setelah

itu badan kami sudah bisa bergerak dan langsung lari menuju mobil dan langsung pergi ke rumah

masing masing. Sungguh pengalaman yang sangat menyeramkan dan tidak pernah aku lupakan.

By Dimensilain.com

Bagikan Rasa Takut Kalian :




Powered by WordPress | Designed by: wordpress themes 2012 | Find Best WordPress Themes, Free WordPress Themes and